Jenis Windows 10: Perbedaan Fitur dan Fungsi

Jenis Windows 10 – Apa saja edisi Windows 10 yang dikeluarkan oleh Microsoft? Apa versi Windows 10 yang paling ringan? Adakah edisi khusus Windows 10 yang cocok untuk gaming? Apa perbedaan Windows 10 Home dan Pro? Temukan semua jawabannya di sini. Sila gunakan daftar isi di bawah untuk langsung ke topik yang kalian inginkan. Tks.


Jika kalian adalah penggemar Windows, pasti tidak akan asing dengan isu bahwa Windows 10 adalah sistem operasi terakhir yang akan dikeluarkan Microsoft. Jadi kabarnya tidak akan ada Windows 11, Windows 12, dst.

Hal tersebut dikatakan oleh salah satu pengembang Microsoft Jerry Nixon.

Sebagai gantinya Windows 10 akan terus update secara berkala untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Inilah alasan kenapa Windows 10 lebih sering melakukan update (bahkan cenderung auto update) bila dibandingkan dengan Windows 7 atau yang lainnya.

Baca: cara mematikan auto update Windows 10 dan menjadwalkan manual

Nah, lantaran hal tersebut, membeli lisensi original dari distributor resmi menjadi hal penting. Karena bisa dibilang, kestabilan dan keamanan Windows 10 bergantung pada update yang disediakan.

Selain itu, isu yang menempel pada Windows 10 sebagai forever version of Windows, menuntut siapapun yang hendak membelinya untuk tahu macam-macam edisi, fitur utama tiap-tiapnya, dan apa saja perbedaan di antara semua edisi itu, agar tidak salah dalam memilih.

Di artikel ini Gawaiso sudah merangkum jenis-jenis Windows 10, baik untuk pengguna umum ataupun organisasi, beserta fitur-fitur yang ada di dalamnya.

Jenis Windows 10

Secara umum, jenis atau versi Windows 10 bisa dikategorikan berdasarkan penggunanya. Apakah dia pengguna umum (pelajar, mahasiswa, gamer, desainer, dll.) ataukah sebuah organisasi besar yang bonafide. Selain itu, bisa dikategorikan juga berdasarkan perangkat yang digunakan.

Berikut adalah uraiannya.

Windows 10 untuk Pengguna Umum

1. Windows 10 Pro

Windows 10 Pro sebetulnya lebih cenderung cocok untuk digunakan oleh profesional daripada pengguna umum rumahan, hal ini karena ada fitur-fitur advance yang ditambahkan pada versi ini.

Namun demikian, fitur dasarnya cocok digunakan oleh pengguna umum seperti mahasiswa, programmer, gamer, dan desainer. Beberapa fitur advance di Windows 10 adalah:

  • Local Group Policy;
  • Active Directory;
  • Remote Desktop;
  • BitLocker;
  • Mobile Device Management;
  • Enterprise State Roaming with Azure Directory;
  • Windows Store for Business; dan
  • Assigned Access, dll.

2. Windows 10 Home

Windows 10 Home ditujukan untuk pengguna umum rumahan. Versi Windows 10 yang satu ini lebih sering ditemui di laptop-laptop, karena biasanya langsung sepaket dengan pembelian laptop tersebut.

Salah satu fitur utama yang diandalkan Windows 10 Home adalah Cortana (di versi Pro juga ada), sebuah asisten digital yang bisa melakukan berbagai hal hanya dengan perintah suara. Mirip dengan Google Assistant.

Simpulan: kalau ditanya apa perbedaan Windows 10 Home dan Windows 10 Pro, jawabannya adalah fitur. Windows 10 Pro memiliki semua fitur versi Home dengan penambahan fitur yang ditujukan untuk profesional.

Windows 10 untuk Organisasi

1. Windows 10 Education

Seperti namanya, Windows 10 Education adalah versi Windows yang dikhususkan untuk organisasi sekolah. Fitur-fiturnya sangat lengkap, bahkan bisa dikatakan lebih lengkap daripada Windows 10 Pro. Di antaranya ada penambahan seperti:

  • AppLocker;
  • BranchCache;
  • Credential Guard;
  • Microsoft App-V;
  • MDOP;
  • Start screen control with Group Policy;
  • UX Control;
  • Unified Write Filter (UWF); dan
  • DirectAccess.

Namun karena diperuntukan untuk organisasi sekolah, pembelian Windows 10 Education tidak tersedia dalam bentuk retail. Artinya Windows 10 versi ini hanya bisa dibeli secara partai atau langsung banyak.

2. Windows 10 Enterprise

Windows 10 Enterprise ditujukan untuk organisasi perusahaan yang bonafide. Seperti halnya versi Education, lisensi Windows 10 versi ini juga harus dibeli secara partai.

Windows 10 Enterprise memiliki semua fitur yang ada di versi Education dengan penambahan fitur yaitu

  • LTSC alias Long-term servicing option available;
  • NVDIMM support; dan
  • Remote Direct Memory Access.

Windows 10 untuk Perangkat Tertentu

1. Windows 10 Pro Workstation

Windows 10 Pro Wokstation didesain khusus untuk komputer dengan spesifikasi ‘dewa’ yang biasanya diposisikan sebagai komputer server, dengan kebutuhan komputasi intensif.

Versi Windows yang satu ini support processor Intel Xeon, AMD Opteron, dan AMD Epyc terbaru; mendukung sampai 4 CPU, 6 TB RAM, ReFS file system, NVDIMM, dan RDMA.

2. Windows 10 Mobile

Seperti namanya, Windows 10 Mobile diperuntukkan bagi perangkat smartphone dan tablet. Sebagai contoh, Nokia Lumia pada awal peluncurannya menggunakan sistem operasi ini. Hanya saja seiring berjalannya waktu, pamor Windows 10 Mobile meredup; kalah dengan Android dan iPhone.

3. IoT

Windows 10 IoT adalah rebranding dari Windows Embedded yang didesain untuk perangkat IoT seperti scanner sidik jari, home assistant, dll.

4. Windows 10 Team

Terakhir ada Windows 10 Team yang didesain khusus untuk perangkat surface hub; komputer layar besar dengan ukuran antara 55 inchi sampai 84 inchi.


FAQ – Pertanyaan

Apa perbedaan Windows 10 Pro dan Home?

Perbedaannya ada di sisi fitur. Windows 10 Pro memiliki semua fitur versi Home dengan beberapa penambahan.

Apa versi Windows 10 paling ringan?

Windows 10 Home karena memiliki lebih sedikit fitur dibandingkan dengan yang lainnya.

Apa versi Windows 10 untuk game?

Kalian bisa menggunakan Windows 10 Pro 64-bit, tentunya dengan dukungan hardware yang mumpuni.


Akhir Kata

Apapun versi Windows 10 yang kalian gunakan saat ini, semuanya bisa dimaksimalkan untuk kebutuhan pekerjaan kalian. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengupgrade hardware ke yang lebih bagus spesifikasinya.

Dengan begitu, Windows 10 kalian akan bisa bekerja maksimal walaupun digunakan untuk game, membuka aplikasi berat, dll.

Seorang bayi yang dibuatkan website sama bapaknya yang suka ngoprek. Buat aset, katanya. Didukung, ya!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.