Teks Terjemahan Otomatis Zoom Kini Bisa Dinikmati Pengguna Gratisan

GAWAISO.COM – Setelah sekian lama fitur teks terjemahan otomatis hanya bisa dinikmati oleh pengguna Zoom premium, kini fitur tersebut bisa dipakai oleh pengguna gratis. Hal ini sebagai tindak lanjut dari janji Zoom beberapa waktu lalu.

Meskipun saat ini teks terjemahan hanya tersedia dalam bahasa Inggris, ke depannya Zoom berencara untuk mengembangkan fitur ini dengan memperluasnya ke bahasa lain.

“Penting bagi kami untuk setiap pengguna Zoom bisa terhubung, berkomunikasi, dan berpartisipasi,” ucap Theresa Larkin, Product Marketing Manager of Meetings & Chat di Zoom seperti dikutip Gawaiso dari The Verge (27/10/2021).

“Tanpa aksesibilitas yang tepat, penyandang disabilitas akan mendapatkan kesulitan saat menggunakan alat komunikasi video,” lanjutnya.

Baca juga: Cara Ganti Background di Zoom

Zoom sebelumnya sudah menyediakan transkripsi dan terjemah langsung bertenaga AI (kecerdasan buatan) hanya untuk akun premium atau berbayar. Hal ini tentu menuai kritikan, terutama untuk pengguna tunarungu yang membuat mereka memiliki pilihan aksesibilitas terbatas, terlebih di masa pandemi seperti sekarang.

Tanpa teks otomatis, penyelenggara rapat Zoom harus menambahkan teks sendiri secara manual atau bahkan menyewa layanan teks pihak ketiga. Namun kini, semua pengguna patut merasa senang karena fitur teks otomatis Zoom sudah bisa dinikmati oleh semua pengguna.

Dalam setahun terakhir, Zoom telah menambahkan lebih banyak akesibilitas pada aplikasinya, termasuk dukungan bagi pembaca layar.

Hal ini memungkinkan juru bahasa isyarat tetap terlihat, meski pengguna lain dalam rapat sedang berbicara.

Untuk mengakses fitur teks otomatis Zoom, pemilik akun, penyelenggara rapat, atau akun yang memiliki hak istimewa dari admin bisa masuk ke portal web Zoom, lalu cari dan temukan ‘manajemen akun’ di menu navigasi.

Pilih pengaturan akun, kemudian pilih menu ‘rapat’. Pada bagian ‘dalam rapat (lanjutan)’ alihkan opsi teks tertutup agar fiturnya bisa dipakai.

Seorang bayi yang dibuatkan website sama bapaknya yang suka ngoprek. Buat aset, katanya. Didukung, ya!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.