Perbedaan Layar OLED dan AMOLED: Mana yang Lebih Baik?

Perbedaan Layar OLED dan AMOLED – Apa perbedaan OLED dan AMOLED? Mana layar yang lebih kuat? Mana pula yang lebih bagus? Temukan semua jawabannya di artikel ini. Sila gunakan daftar isi di bawah untuk langsung ke topik yang kalian inginkan. Tks.


OLED dan AMOLED merupakan dua jenis layar yang sering digunakan oleh brand-brand smartphone untuk HP flagship mereka. Namun secara umum, layar ini digunakan juga pada perangkat elektronik lain seperti TV.

Sebagai contoh, Reno5 yang merupakan produk terbaru Oppo (ketika artikel ini ditulis), sudah memakai layar OLED untuk varian 5G dan AMOLED untuk varian 4G.

Begitu pula pada HP flagship yang lain. Kenapa begitu? Alasannya tidak lain dan tidak bukan karena kedua layar tersebut merupakan teknologi layar terbaik yang ada saat ini.

Nah, di artikel ini kami akan jelaskan beberapa informasi terkait OLED dan AMOLED secara umum. Monggo dibaca dengan posisi yang nyaman.

Kelebihan Layar OLED

Berikut adalah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh layar touchsreen OLED:

1. Bisa Mengurangi Berat Smartphone

Hal pertama yang paling signifikan dari layar OLED ini adalah bisa mengurangi berat smartphone bila dibandingkan dengan layar IPS, LED, apalagi LCD.

Hal ini karena OLED menggunakan panel organik yang lebih tipis dan fleksibel.

2. Desain Tipis

Kelebihan OLED berikutnya adalah desainnya yang super tipis. Inilah salah satu alasan kenapa banyak HP flagship yang bobotnya ringan dan tipis, tetapi punya baterai super lega.

Layar OLED yang super tipis bisa mengurangi space yang dipakai HP, sehingga baterai besar bisa masuk.

3. Lebih Terang

Kerapatan warna yang dihasilkan dari layar yang menggunakan OLED sangat mengesankan.

Hal ini merupakan keuntungan yang didapatkan dari desain tipis yang sudah kami jelaskan sebelumnya.

Nah, karena desain tipis itulah produsen smartphone bisa menambah panel tambahan yang bisa membuat kecerahan layar meningkat.

4. Tidak Ada Kebocoran Cahaya

Bila dibandingkan dengan tipe layar LCD atau LED, OLED lebih mustahil mengalami kebocoran cahaya.

Alasannya adalah karena layar ini tidak memerlukan backlight atau cahaya dari belakang. Pixel demi pixel pada OLED bisa memancarkan cahayanya sendiri.

Berbeda dengan LCD dan LED yang memerlukan backlight, sehingga kebocoran cahaya sering terjadi pada sisi layar.

5. Perspektif yang Luas

Kelebihan layar OLED berikutnya adalah sudut pandang atau perspektif tampilannya yang luas.

Hal ini dipengaruhi oleh piksel yang memancarkan cahaya tadi. Bila di layar LCD dan LED yang memakai backlight, kejelasan gambar–akurasi warna- akan memudar jika dilihat dari samping, di layar OLED hal itu tidak akan terjadi.

Kelebihan Layar AMOLED

AMOLED adalah pengembangan dari layar OLED. Perbedaan keduanya terletak di performa penampilan gambar saat di bawah sinar matahari langsung.

Mana yang lebih baik? Yang lebih baik tentu adalah AMOLED. Berikut adalah informasi-informasi yang sudah kami himpun terkait dengan layar AMOLED:

1. Desain Super Tipis

Seperti OLED, AMOLED juga mempunyai desain super tipis. Bahkan bisa lebih tipis dari OLED.

Seberapa tipis? AMOLED bisa diproduksi setipis mungkin hingga ketipisan 0,001 mm, tanpa mengurangi ketajaman warna yang dihasilkan.

2. Tetap Tajam di Bawah Sinar Matahari

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya di atas, layar AMOLED punya kemampuan lebih dalam menampilkan gambar di bawah sinar matahari langsung.

Hal ini karena piksel dari layar ini mengeluarkan cahayanya sendiri, ditambah kerapatan piksel dan desainnya super yang tipis membuat cahaya tersebut menyebar dan memberikan tekanan ke permukaan layar.

Dampaknya adalah layar sangat cerah dan ketajamannya tidak terpengaruh bahkan di bawah sinar matahari sekalipun.

3. Perspektif Tampilan yang Lebih Luas

Bagi kalian yang punya TV atau HP yang memakai layar AMOLED, coba kalian lihat dari posisi 180 derajat. Tetap jelas bukan?

Inilah kelebihan layar AMOLED yang paling mengejutkan. Walaupun dilihat dari posisi seperti itu (180 derajat) ketajaman warnanya tidak memudar sama sekali. Hitam tetam hitam (tidak menjadi abu); warna-warna lain pun sama seperti kalian melihat dari posisi normal.

4. Penggunaan Daya Hemat

Layar tetaplah sebuah perangkat elektronik yang membutuhkan daya agar bekerja. Termasuk di dalamnya layar AMOLED.

Menurut informasi, HP yang menggunakan layar AMOLED bisa mengurangi konsumsi daya sebesar 20% – 40% bila dibandingkan dengan layar biasa.

5. Mempunyai Lapisan Pelindung

Karena desainnya super tipis, layar AMOLED biasanya mempunyai lapisan pelindung yang membuatnya anti gores.

Jadi jika kalian memiliki perangkat elektronik yang sudah memakai layar AMOLED, kalian tidak perlu lagi memasang anti gores atau tempered glass.


Akhir Kata

Demikian. Itulah perbedaan layar OLED dan AMOLED yang biasanya dipakai di beberapa perangkat elektronik seperti TV dan smartphone.

Perangkat yang sudah memakai kedua layar tersebut, cenderung mempunyai harga yang mahal. Hal tersebut karena memang biaya produksi dari OLED dan AMOLED cukup tinggi sehingga berimbas pada harga produk elektroniknya.

Ya … akhir kata, harga tersebut sangat patut sekali jika dilihat dari kelebihannya. So, kalau kalian punya budget lebih, jangan ragu-ragu untuk memilih perangkat yang sudah memakai layar OLED atau AMOLED.

Seorang bayi yang dibuatkan website sama bapaknya yang suka ngoprek. Buat aset, katanya. Didukung, ya!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.